Selasa, 28 April 2009

Obyek Wisata Jawa Timur

OBYEK WISATA JAWA TIMUR

Jawa Timur merupakan salah satu daerah tujuan wisata yang potensial,hampir disetiap Kabupaten/Kota yang memiliki daerah tujuan wisata yang menarik. Daerah tujuan wisata di Jawa Timur meliputi wisata budaya dan wisata alam.Wisata budaya berupa peninggalan peninggalan Situs candi-candi yang paling terkenal di Jawa Timur adalah peningggalan-peninggalan kerajaan Mojopahit yang saat ini banyak terdapat di daerah Trowulan kabupaten Mojokerto, Kerapan Sapi di Madura. Sedangkan wisata alam di Jawa Timur yang paling banyak dikunjungi adalah : Gunung Bromo di Kabupaten Pasuruan, Hutan Wisata Suaka Alam Taman Nasional Baluran di Kabupaten Banyuwangi. Monumen bersejarah antara lain, Tugu Pahlawan di Surabaya, dan Hotel Mojopahit di Surabaya.





















Candi Panataran adalah sebuah candi berlatar belakang Hindu (Siwaitis) yang terletak di Jawa Timur. Candi ini persisnya terletak di lereng barat daya gunung Kelud di sebelah utara Blitar. Kompleks candi ini merupakan yang terbesar di Jawa Timur.




























Karapan sapi merupakan istilah untuk menyebut perlombaan pacuan sapi yang berasal dari Pulau Madura, Jawa Timur. Pada perlombaan ini, sepasang sapi yang menarik semacam kereta dari kayu (tempat joki berdiri dan mengendalikan pasangan sapi tersebut) dipacu dalam lomba adu cepat melawan pasangan pasangan sapi lain. Trek pacuan tersebut biasanya sekitar 100 meter dan lomba pacuan dapat berlangsung sekitar sepuluh sampai lima belas detik. Beberapa kota di Madura menyelenggarakan karapan sapi pada bulan Agustus dan September setiap tahun, dengan pertandingan final pada akhir September atau Oktober di kota Pamekasan untuk memperebutkan Piala Bergilir Presiden. Kerapan sapi didahului dengan mengarak pasangan-pasangan sapi mengelilingi arena pacuan dengan diiringi gamelan Madura yang dinamakan saronen. Babak pertama adalah penentuan kelompok menang dan kelompok kalah. Babak kedua adalah penentuan juara kelompok kalah, sedang babak ketiga adalah penentuan juara kelompok menang. Piala Bergilir Presiden hanya diberikan pada juara kelompok menang.





















Taman Nasional Bromo-Semeru merupakan satusatunya kawasan konservasi di Indonesia yang memiliki keunikan berupa laut pasir seluas 5.250 hektar, yang berada pada ketinggian 2392 m dari permukaan laut. Pegunungan Bromo-Semeru, merupakan pegunungan yang masih aktif dan paling terkenal sebagai obyek wisata di Jawa Timur. Kawasan wisata ini menjanjikan sebuah keindahan yang tak bisa anda temui di tempat lain. Dari puncak gunung berapi yang masih aktif ini, anda bisa menikmati hamparan lautan pasir seluas 10km persegi, dan menyaksikan kemegahan gunung Semeru yang menjulang menembus awan. Selain menyaksikan keindahan panorama yang ditawarkan oleh Bromo-Semeru, apabila Anda datang di waktu yang tepat, maka Anda dapat menyaksikan Upacara Kesodo, yang diadakan oleh masyarakat Tengger. Upacara ini biasanya dimulai pada saat tengah malam hingga dini hari setiap bulan purnama sekitar tanggal 14 atau 15 di bulan Kesodo [ke-sepuluh] menurut penanggalan Jawa. Upacara Kesodo merupakan upacara untuk memohon panen yang berlimpah atau meminta tolak bala dan kesembuhan atas berbagai penyakit, yaitu dengan cara mempersembahkan sesaji dengan melemparkannya ke kawah Gunung Bromo.




















Taman Nasional Baluran dengan luas 25.000 Ha wilayah daratan dan 3.750 Ha wilayah perairan terletak di antara 114° 18' - 114° 27' Bujur Timur dan 7° 45' - 7° 57' Lintang Selatan. Daerah ini terletak di ujung Timur pulau Jawa. Sebelah Utara berbatasan dengan Selat Madura, sebelah Timur berbatasan dengan Selat Bali, sebelah Selatan berbatasan dengan Sungai Bajulmati dan sebelah Barat berbatasan dengan sungai Kelokoran. Iklimnya bertipe Monsoon yang dipengaruhi oleh angin Timur yang kering. Curah hujan berkisar antara 900 - 1600 mm/tahun, dengan bulan kering per tahun rata-rata 9 bulan. Antara bulan Agustus s/d Desember bertiup angin cukup kencang dari arah Selatan. Pada bagian tengah kawasan ini terdapat Gunung Baluran yang sudah tidak aktif lagi. Tinggi dinding kawahnya bervariasi antara 900-1.247 m dan membatasi kaldera yang cukup luas. Kawasan perairan memiliki keanekaragaman hayati dan ekosistem perairan yang perlu dilestarikan guna mendukung strategi konservasi.






















Tugu Pahlawan, Tragedi 10 Nopember 1945 dan sejarah-sejarah perjuangan lainnya membuat Surabaya dikenal dengan sebutan Kota Pahlawan’. Alasan tersebutlah yang menjadi dasar dibangunnya tugu pahlawan. Walaupun banyak patung-patung pahlawan lain di Surabaya, namun tugu pahlawan merupakan yang paling dikenal. Tugu Pahlawan berbentuk seperti roket yang menjulang tinggi yang terletak di Taman Kebonrojo di seberang kantor Gubernur di pusat kota Surabaya. Tugu tersebut tidaklah terlalu dekoratif, tidak pula besar, namun kesederhanaannya yang memang disengaja oleh perancangnya menunjukkan karakter yang rendah hati dan menjauhkan kesan angkuh. Monumen ini menjadi pusat tempat peringatan hari pahlawan 10 Nopember dimana kota Surabaya mengenang para pahlawan yang telah gugur mempertahankan kemerdekaan.















Jembatan merah yang terletak di utara Surabaya merupakan tempat berlangsungnya pertempuran terdahsyat yang pernah terjadi di pulau Jawa. Pertempuran Surabaya bermula pada tanggal 10 Nopember 1945, kurang dari tiga bulan setelah proklamasi kemerdekaan dan di tempat inilah Brigadir Jenderal Mallaby terbunuh. Dekat jembatan ini terletak kampung cina yang membuat arsitektur di sekitar jembatan kental dengan arsitektur dan konstruksi bernuansa cina dan merupakan tempat bisnis dan perdagangan yang ramai. Kya-kya merupakan pusat jajanan malam terbesar di kota Surabaya yang terletak di Kembang Jepun (Kampung Cina) yang hanya buka di malam hari karena pada siang hari lokasi tersebut merupakan pusat kegiatan perdagangan yang ramai.


















Industri Kerajinan Kulit di Tanggulangin berdiri sejak tahun 1976. Selain memproduksi tas dan koper juga sepatu, ikat pinggang, dompet, dll. Tas dan koper hasil kerajinan tersebut selain dipasarkan di dalam negeri, juga diekspor ke luar negeri antara lain Jepang, Arab Saudi dan Eropa.



















Museum Sampoerna menawarkan pengalaman yang unik bagi pengunjung. Mulai cerita mengenai keluarga Sampoerna hingga melihat secara dekat produksi pelintingan rokok, bahkan pengunjung dapat mencoba melinting rokok Dji Sam Soe sendiri. Pengunjung dapat menjadi bagian dari 3.900 orang wanita yang bekerja di pabrik ini, melinting rokok dengan peralatan tradisional. Mereka dapat melakukannya dengan kecepatan 325 batang rokok per jamnya. Dengan sentuhan art deco, unsur kreativitas dan sentuhan sejarah, Kafe Sampoerna menawarkan pengalaman kuliner yang unik. Campuran lukisan, kaca jendela patri dan ukiran panel kayu jati yang antik dengan disain yang modern, Kafe Sampoerna dapat memberikan pengalaman yang sukar untuk dilupakan. Beranekaragam pilihan makanan ala western maupun asia tersedia. Pada malam-malam tertentu, penampilan musik hidup akan menemani suasana makan anda.
















Hotel Majapahit terletak di Jalan Tunjungan, pernah dikenal dengan nama LMS, Orange Hotel, Yamato Hotel, Hoteru hotel dan merupakan pusat kegiatan Eropa dan Belanda dalam rangka mengembalikan Surabaya ke kekuasaan Belanda. Pada tanggal 19September 1945 yang terkenal dengan insiden bendera, pejuang-pejuang Surabaya merobek warna biru pada bendera Belanda sehingga menjadi merah putih, bendera Indonesia. Insiden ini amat memicu kemarahan Belanda.














Related Article:

0 komentar:

Poskan Komentar


 

Footer Widget #1

Footer Widget #2

Footer Widget #3

free counters

Footer Widget #4

Copyright 2010 Wisata Jawa Timur. All rights reserved.
Themes by Bonard Alfin l Home Recording l Distorsi Blog